Tuesday, March 24, 2020

Mengenal Jenis-Jenis Angin

Apakah kamu tahu kalau udara bergerak karena adanya perbedaan tekanan di bumi? Karena adanya tekanan tinggi dan tekanan rendah, aliran udara atau angin yang terjadi juga bergerak dari arah yang tinggi ke rendah pula. Angin bergerak karena adanya rotasi bumi. Kecepatannya bisa diukur menggunakan sebuah alat yang bernama anemometer, sedangkan untuk mengetahui arah dan kecepatan angin menggunakan alat yang dinamakan Windsock.
Proses Terbentuknya Angin
Angin terbentuk karena adanya pemuaian udara. Udara yang dipanaskan akan mengalami pemuaian, dan membuat udara tersebut menjadi lebih ringan sehingga bisa bergerak naik. Udara dingin yang ada di sekitarnya juga akan bergerak menuju ke udara yang bertekanan rendah dan membuat udara menjadi lebih berat sehingga akan turun ke tanah.
Di atas tanah, proses pemuaian udara tersebut akan terus terjadi, sampai udara panas akan naik dan udara dingin akan turun yang mengakibatkan terjadinya arus konveksi. Nah, perlu diingat, jika suhu tinggi maka tekanan yang dihasilkan adalah tekanan rendah, sedangkan jika suhu rendah maka tekanan yang dihasilkan akan tinggi. Udara dengan suhu tinggi akan naik, sedangkan udara dengan suhu rendah akan turun.
Faktor Terbentuknya Angin
Ada beberapa faktor yang menyebabkan terbentuknya angin. Yuk, kita simak bersama-sama!
1. Gradien barometris. yaitu bilangan yang memperlihatkan pada perbedaan tekanan udara dari 2 isobar yang jaraknya 111 km. Semakin besar gradien barometrisnya, maka semakin cepat angin itu bertiup.
2. Lokasi. Kecepatan angin pada khatulistiwa lebih cepat daripada kecepatan angin yang lokasi hembusannya jauh dari khatulistiwa. Tinggi dari suatu lokasi juga berpengaruh, lho . Semakin tinggi suatu tempat, maka akan semakin kencang angin bertiup. Hal ini disebabkan oleh minimnya gaya gesek yang terjadi.
3. Waktu, tahukah kamu? Pada siang hari angin bertiup lebih cepat dibandingkan dengan pada waktu malam hari, lho. Faktor ini juga mempengaruhi kencangnya suatu hembusan angin
Oh iya, jangan lupa ya, angin itu tidak bisa dilihat, tetapi hanya bisa dirasakan.
Macam-Macam Angin
Angin Laut: Merupakan angin yang bertiup dari laut ke darat yang terjadi ada siang hari sekitar pukul 9 pagi hingga 4 sore. Angin ini dimanfaatkan oleh para nelayan tradisional untuk pulang dari menangkap ikan.
Angin Darat: Bertiup dari darat ke laut pada malam hari. Angin ini mulai terasa sekitar pukul 8 malam hingga 6 pagi, dan dimanfaatkan oleh para nelayan untuk berangkat menangkap ikan.
Angin Lembah: Angin yang bertiup dari lembah ke puncak gunung yang terjadi saat siang hari.
Angin Gunung: Tiupannya berarah dari puncak gunung turun ke lembah yang terjadi pada malam hari.jenis-jenis angin
Skema Angin Lembah dan Angin Gunung (Sumber: www.adharta.com)
Angin Fohn: Disebut juga dengan angin jatuh yaitu kelanjutan dari proses terjadinya hujan orografis. Setelah sampai di puncak, maka angin akan turun melalui lembah-lembah yang sifatnya kering dan panas. Angin ini sifatnya merusak karena suhunya cukup tinggi mengakibatkan banyak tanaman-tanaman yang mati. Di setiap daerah, nama angin ini berbeda-beda. Misalnya di Sulawesi Selatan dinamai angin brubu, angin bahorok di Deli Sumatra Utara, angin kumbang di Cirebon Jawa Barat, angin gending di Pasuruan dan Probolinggo, serta angin wambrau di Papua.
jenis-jenis angin
Skema Angin Fohn (Sumber: Kuswanto, 2003)
Angin Muson Barat: Mengalir dari benua Asia ke benua Australia, angin ini membawa banyak uap air karena melewati perairan dan samudra. Serta mengakibatkan Indonesia mengalami musim penghujan.

Angin Muson Timur: Berasal dari arah benua Australia ke Benua Asia. Sifatnya kering karena melalui beberapa gurun yang mengakibatkan Indonesia mengalami musim kemarau.
angin muson barat dan timur.png
Skema Angin Muson Barat dan Muson Timur (Sumber: http://psta.lapan.go.id)
Angin Siklon: Pergerakannya menuju tekanan udara yang minimum. Di bagian bumi utara, angin ini bergerak berlawanan dengan arah jarum jam, sebaliknya di bagian bumi selatan justru bergerak searah jarum jam.

Angin Antisiklon: Angin yang meninggalkan tempat bertekanan maksimum. Pergerakan angin ini di bagian utara searah jarum jam, dan di bagian selatan berlawanan dengan arah jarum jam.
 angin siklon dan antisiklon.jpg
Skema Angin Siklon dan Angin Antisiklon (Sumber: www.berpendidikan.com)

7 Jenis jenis Angin – Pengertian – Proses dan Sifat Angin

Banyak sekali kita temui kekayaan alam yang ada di sekitar kita ini. seringkali kita menyebut kekayaan alam kita ini sebagai sumber daya alam. Sumber daya alam merupakan kekayaan yang dapat kita peroleh dari alam yang kemudian dapat kita manfaatkan untuk kelangsungan hidup kita bersama. Kekayaan alam ini dapat kita peroleh dari alam secara Cuma- Cuma, namun terkadang kita juga harus melakukan pengorbanan untuk mendapatkannya, baik itu pengorbanan materi maupun pengorbanan tenaga. Hal ini karena semua manusia memerlukan kekayaan alam atau sumber daya alam ini sehingga kita harus bersaing dengan manusia lainnya untuk mendapatkan kekayaan tersebut dan bisa menuai manfaat dari kekayaan alam tersebut.

Mengenal Sumber Daya Alam
Sumber daya alam di dunia ini ada yang dapat diperbarui dan ada pula yang tidak dapat diperbarui. Sumber daya alam yang dapat diperbarui ini biasanya adalah sumber daya alam yang bisa kita dapatkan secara Cuma- Cuma atau gratis dan semua orang bisa memilikinya.

Contoh sumber daya alam yang didapatkan tidak perlu pengorbanan
1.     Contoh dari sumber daya alam jenis ini adalah air, angin, udara, dan juga sinar matahari. Benda- benda tersebut dapat dengan mudah kita dapatkan di dunia ini dan benda- benda tersebut pula merupakan benda bebas dimana untuk mendapatkannya tidak memerlukan pengorbanan.
2.     Selain itu sumber daya yang dapat diperbarui ini artinya sumber daya tersebut dapat pulih dengan cepat setelah dieksplor oleh manusia dalam waktu singkat. Kemudian jenis sumber daya yang kedua ialah sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Contoh sumber daya alam yang didapatkan perlu pengorbanan
1.     Berbeda dengan sumber daya alam yang pertama, sumber daya alam jenis ini merupakan jenis jenis sumber daya alam yang tidak cepat pulih dalam waktu yang singkat atau sumber daya alam yang pemulihannya lama setelah sumber daya alam tersebut di eksplor oleh manusia secara besar- besaran.
2.     Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui ini biasanya kita dapatkan dengan melakukan pengorbanan tertentu, seperti kita mengeluarkan uang dan lain sebagainya.
3.     Sumber daya alam jenis yang tidak dapat diperbarui ini juga merupakan sumber daya alam dimana tidak semua orang membutuhkan atau menggunakannya. Contoh dari sumber daya alam jenis yang tidak dapat diperbarui ini adalah barang tambang, seperti minyak bumi, batu bara, emas, dan lain sebagainya.
Dari penjelasan mengenai kedua jenis sumber daya alam tersebut, pastilah kita dapat menemukan letak perbedaan diantara keduanya. Selanjutnya, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai salah satu sumber daya alam yang dapat diperbarui. Salah satu jenis sumber daya alam yang dapat diperbarui yang akan kita bahas pada kesempatan ini adalah tentang angin. Kita akan mengulas lebih lengkap tentang pengertian angin, macam- macam angin, karakteristik dari angin, dan juga mengenai fungsi angin.

Pengertian Angin
Siapa yang tidak mengenal angin? Siapapun pasti mengenal dan mengetahui apa itu angin, baik dari anak kecil atau balita, kanak- kanak, remaja, dewasa, hingga orang tua atau lansia sekalipun. Angin hampir tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita sehari- hari. Angin kita rasakan dalam kehidupan kita sehari- hari. Angin merupakan udara yang bergerak. Jika kita mengamati tentang setiap detail hal- hal yang ada di sekitar kita maka kita akan mengetahui betapa besarnya reaksi dari angin ini. Jika kita mendengar suara dedaunan yang bergesekan, maka kita akan mengetahui bahwasannya daun dapat bergerak karena adanya angin. Jika kita sedang mengunjungi pantai dan kita merasakan semilir membelai tubuh kita, maka itu adalah angin yang membelai kita, dan lain sebagainya. Sadar ataupun tidak, kehadiran angin ini selalu ada di sekeliling kita dan kita pun selalu merasakan kehadirannya meskipun kita sendiri tidak menyadarinya.
Pengertian angin yang lainnya adalah gerakan udara mendatar atau sejajar dengan permukaan bumi yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara satu tempat dengan tempat yang lainnya. Angin juga diartikan sebagai aliran udara yang jumlahnya besar yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara yang ada di sekitarnya. Angin ini mempunyai sifat bergerak dari daerah yang mempunyai tekanan udara tinggi ke daerah yang mempunyai tekanan udara rendah.  Nah, itulah beberapa pengertian mengenai angin.
Angin ini ternyata terdiri dari beberapa jenis, tidak hanya satu jenis saja. Tahukah Anda apa saja yang merupakan jenis- jenis angin ini? beberapa jenis angin adalah sebagai berikut:

1. Angin tetap
Jenis angin yang pertama adalah angin tetap. Angin tetap yaitu adalah angin yang mempunyai arah berhembus yang tetap sepanjang tahunnya. Angin tetap ini ini dibagi menjadi dua macam, yakni angin pasat dan juga angin antipasat. Angin pasat merupakan angin yang bertiup dari daerah subtropik menuju ke equator atau khatulistiwa. Sedangkan angin antipasat merupakan angin yang bertiup dari daerah equator menuju ke daerah subtropik.

2. Angin Muson atau Angin Musim
Angin Muson atau angin Munsoon atau angin moonsun adalah angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan periode lainnya mempunyai pola yang berlawanan yang berganti ganti arah secara berlawanan pada setiap setengah tahunnya. Setengah tahun pertama biasanya akan bertiup angin darat yang kering dan setengah tahun berikutnya akan bertiup angin laut yang bersifat basah. Terjadinya angin muson ini dapat dijelaskan secara ilmiah.
Pada bulan Oktober hingga April, matahari berada di belahan langit selatan, sehingga benua Australia akan lebih banyak disinari matahari atau mendapatkan panas yang lebih daripada benua Asia. Hal ini mengakibatkan di Australia terdapat pusat tekanan udara rendah atau depresi, sementara di Asia terdapat pusat tekanan udara tinggi atau kompresi. Keadaan yang seperti ini akan menyebabkan arus angin bertiup dari benua Asia menuju ke Australia. Di Indonesia sendiri, angin ini merupakan angin timur laut di belahan bumi utara dan angin barat di belahan bumi selatan. Karena angin ini melewati samudera Pasifik dan juga samudera Hindia maka angin ini akan membawa banyak uap air, sehingga di Indonesia terjadi musim penghujan.
Sedangkan pada bulan April hingga Oktober, matahari akan berada di belahan langit utara, sehingga benua Asia akan mendapatkan panas yang lebih daripada benua Australia. Hal ini mengakibatkan di Asia terdapat pusat- pusat tekanan udara yang rendah, sedangkan di Australia akan terdapat tekanan- tekanan udara yang tinggi yang akan menyebabkan angin bertiup dari Australia ke Asia. Di Indonesia angin ini disebut sebagai angin musim timur di belahan bumi selatan dan angin musim barat daya di belahan bumi utara. Karena angin yang bertiup ini tidak melewati samudera maka angin ini tidak banyak mengandung uap air, maka dari itu saat angin ini bertiup,  Iklim di Indonesia sedang terjadi musim kemarau.
Dari penjelasan di atas, dapat diperoleh kesimpulan bahwa angin muson ini dibedakan menjadi dua macam, yakni:
·         Angin muson barat atau angin musim barat, yakni angin yang berhembus dari Asia ke Australia dan membawa curah hujan sehingga di Indonesia terjadi musim penghujan. Angin ini bertiup pada bulan Oktober sampai dengan bulan April.
·         Angin muson timur atau angin musim timur, yakni angin yang bertiup dari Australia ke Asia dan tidak membawa curah hujan sehingga di Indonesia terjadi musim kemarau. Angin ini bertiup pada bulan April sampai dengan bulan Oktober.

3. Angin Darat
Angin darat merupakan angin yang bertiup dari daratan ke lautan. Angin ini biasanya bertiup pada malam hari yakni pada pukul 20.00 hingga pukul 16.00. angin ini seringkali dimanfaatkan oleh nelayan- nelayan tradisional untuk berangkat melaut.

4. Angin Laut
Jika adan angin darat, pastilah ada yang namanya angin laut. Angin laut ini merupakan angin yang bertiup dari lautan menuju ke daratan. Angin ini umumnya bertiup pada siang hari, yakni mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00. angin ini biasanya dimanfaatkan nelayan tradisional untuk menuju pulang sehabis melaut.

5. Angin Lembah
Angin lembah merupakan angin yang bertiup dari lembah menuju ke puncak gunung. Angin ini biasanya terjadi pada siang hari.

6. Angin Gunung
Angin gunung merupakan kebalikan dari angin lembah, yakni merupakan angin yang bertiup dari puncak gunung ke lembah dan biasanya terjadi pada malam hari.

7. Angin Fohn atau Angin Jatuh
Angin Fohn atau angin jatuh merupakan sebuah angin yang terjadi sesuai dengan jenis jenis hujan seperti hujan orogafis. Angin ini bertiup di suatu wilayah tertentu dengan temperatur serta kelengasan yang berbeda pula. Angin ini terjadi karena adanya gerakan massa udara yang naik ke pegunungan yang tingginya lebih dari 200 meter, naik pada satu sisi kemudian turun lagi di sisi yang lainnya. Angin Fohn yang jatuh dari puncak gunung bersifat panas dan juga kering yang dikarenakan uap air tersebut sudah dibuang pada saat hujan orogafis.

Proses Terjadinya Angin
Selanjutnya kita akan membahas mengenai proses terjadinya angin. Seperti suatu fenomena alam lainnya, angin ini juga mempunyai proses terjadinya sendiri sehingga bisa terbentuklah angin. Sudah dikatakan sebelumnya bahwasanya angin ini bertiup dari tempat yang mempunyai tekanan udara tinggi ke daerah yang mempunyai tekanan udara rendah. Peristiwa bergeraknya udara dalam bentuk angin ini akan sama dengan peristiwa bergeraknya air.
Jika dua daerah menerima penyinaran matahari yang berbeda, maka akan berbeda pula mengenai suhu dan juga tekanan udara yang dimilikinya. Daerah yang menerima sinar matahari lebih banyak akan mempunyai tekanan udara yang lebih kecil. Hal ini akan berakibat udara yang bergerak dari daerah yang memiliki tekanan udara lebih tinggi ke  daerah yang mempunyai tekanan udara lebih rendah.  Begitulah mengenai proses terjadinya angin. Dalam proses terjadinya angin ini dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu yang dinamakan sebagai faktor- faktor yang mempengaruhi proses terjadinya angin. (baca : proses terjadinya hujan)

Faktor- faktor yang Mempengaruhi Proses Terjadinya Angin
Dalam proses terjadinya angin ini ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses terjadinya angin ini antara lain:
1.     Gradien Barometris, merupakan bilangan yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari 2 isobar yang mempunyai jarak 111 km. semakin besar gradien barometrisnya, maka semakin cepat tiupan dari angin tersebut.
2.     Letak tempat. Kecepatan angin yang berada di dekat khatulistiwa lebih cepat dari tempat yang berada jauh dari garis khatulistiwa.
3.     Ketinggian tempat. Semakin tinggi suatu tempat maka angin yang bertiup akan semakin kencang. Hal ini disebabkan karena pengaruh gaya gesekan yang menghambat laju udara.
4.     Angin akan bergerak lebih cepat daripada angin di malam hari.

Sifat- Sifat Angin
Seperti halnya manusia dan juga beberapa hal alamiah lainnya, angin ini juga mempunyai sifat tertentu. beberapa sifat yang dimiliki oleh angin antara lain adalah:
·         Angin menyebabkan tekanan pada permukaan yang menentang arah angin tersebut.
·         Angin mempercepat pendinginan dari benda yang mempunyai dasar panas.
·         Kecepatan angin tersebut sangat beragam dari satu tempat ke tempat lainnya, serta dari waktu ke waktu.
Itulah beberapa tentang jenis- jenis angin yang dapat kita ketahui. Kemudian, apa sebenarnya manfaat dari angin ini?

Manfaat Angin
Tahukah Anda bahwasanya angin ini mempunyai fungsi yang sangat besar bagi kehidupan manusia sehari- hari? beberapa manfaat angin secara umum antara lain:
·         Sebagai pembangkit listrik tenaga angin
·         Membantu penyerbukan bunga- bunga
·         Membantu mengeringkan benda yang basah, dan lain sebagainya.
Sedangkan secara khusus ataupun berdasarkan jenisnya maka manfaat angin- angin tersebut antara lain:
·         Angin muson mempunyai manfaat mendatangkan musim hujan dan kemarau bagi Indonesia. (baca : pembagian musim di Indonesia)
·         Angin darat untuk membantu menghantarkan nelayan pergi mencari ikan.
·         Angin laut, membantu nelayan pulang dari melaut.
Itulah beberapa ulasan mengenai angin dan juga yang ada disekitarnya. Semoga artikel ini bermanfaat.



Monday, February 10, 2020

TAFSIR JUZ 'AMMA UNTUK ANAK

Tubuh tak berdaya saat pertama kali menyapa dunia, lambat laun menjadi kuat. Kebutuhan pun semakin hari semakin berlipat. Bukan hanya kebutuhan yang bersifat material, manusia pun butuh asupan nutrisi spiritual yang bersumber dari Al-quran sejak dini agar kelak ketika dewasa nilai-nilai Al-quran sudah terinternal dalam jiwa mereka.

Oleh sebab itu, pembelajaran Al-quran bagi anak-anak tidak cukup hanya menghafalnya. Anak-anak perlu mempelajari makna dan isi kandungannya melalui kajian tafsir Al-quran. Sayang, kajian "tafsir" terkadang dianggap kajian yang berat, terlebih bagi anak-anak SD. Padahal, dipungkiri atau pun tidak, kajian tafsir itu merupakan hal penting dalam upaya mensholehkan anak-anak. Atas dasar itulah, sebagai salah upaya agar anak-anak bisa memahami kitab sucinya secara mudah, telah hadir Buku Tafsir Juz 'Amma untuk Anak yang disusun oleh Dr. Roni Nugraha, M.Ag. 

Buku ini membahas surat demi surat yang terdapat dalam Juz 'Amma dengan bahasa yang lugas dan ringan sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Disajikan ilustrasi-ilustrasi dan contoh kasus dalam setiap bahasannya menjadikan buku ini sangat mengasyikan untuk dibaca. Hadits-hadits pendukung pun disajikan dengan sederhana. Dalam hal ini difungsikan sebagai penguat tafsiran yang disampaikan oleh penyusun.

Buku Tafsir Juz 'Amma ini diperuntukkan untuk dikonsumsi tidak hanya oleh anak-anak tapi juga orang dewasa, seperti orangtua dan guru, yang ingin memberikan wawasan pemahaman Al-quran bagi anak-anak dan siswa didiknya. Diharapkan dengan hadirnya buku ini dapat membantu pemahaman anak terhadap penafsiran surat-surat dalam Juz 'Amma yang selama ini hanya dihafalkan saja.


Judul                                   : TAFSIR JUZ ‘AMMA UNTUK ANAK
Penulis                                : Dr. Roni Nugraha, M.Ag
Halaman                             : 320
Penerbit                              : FAZ Publishing
Harga                                 : Rp 68.000,-                       (Normal)
                                           : Rp 55.000,-                       (Promo Februari)

Pemesanan Hub.  Noor Daswan (0817208915)

BUKU RAHASIA BERHITUNG CEPAT DAN MUDAH METODE BATANG NAPIER

Temuan Baru Menyingkap Tabir Alat Hitung Batang Napier
Sebuah Panduan Praktis yang Pertama dan Satu-satunya yang Membahas Tuntas Tentang Penggunaan Batang Napier. Disusun oleh Dede Supriyadi, S.T. sebagai penggiat pendidikan yang telah lama berpengalaman dan aral melintang di dunia pendidikan. Bermodalkan pengalaman pribadinya sebagai pendiri Lembaga Bimbingan Belajar Prestise dan Salamath, beliau banyak menemukan metode-metode baru yang dapat diaplikasikan untuk mempermudah para siswa dalam mempelajari materi pelajaran terutama dalam bidang matematika.


Sudah banyak lembaga-lembaga pendidikan yang merakan manfaat dengan menggunakan buku ini. Para siswa seolah mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari kebiasaan yang mereka lakukan. Di mana dengan metode ini pelajaran matematik dirubah menjadi seolah-seolah pelajaran penjumlahan yang sangat mudah sekali.
Dengan menggunakan konsep pengajaran matematika metode batang napier siswa siap menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan perkalian dari mulai satuan, puluhan, ratusan, bahkan ribuan hanya dengan hitungan detik saja.



Beberapa lembaga yang telah merasakan manfaat pembelajan matematika dengan metode batang napier:





Rp 250.000,- (Promo Beli 2 Rp 445.000,-)
Untuk pemesanan dan informasi bisa langsung menghubungi:
Noor Daswan (081 720 8915)

BUKU SMARTEDU DR. HENDRIK METHOD

Selama ini kita menganggap bahwa anak-anak tidak mau belajar hanya karena malas dan selama itu pula kita selalu saja salah dalam mendeteksi faktor-faktor apa saja yang menjadikan anak-anak kita malas.
Sering kali kita menyalahkan gadget, televisi, game online, kecapaian, mengantuk, dan yang semisalnya menjadi faktor penyebab anak menjadi malas. Padahal dari semua yang tertera di atas tidak satupun yang menjadi penyebab anak malas.
Jadi, kalau begitu mengapa dan apa yang menyebabkan anak malas untuk belajar. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh penulis buku ini, ditemukan bahwa penyebab utama malas pada anak adalah dikarenakan kita selaku orangtua/pendidik tidak menjadikan pembelajaran sebagai sesuatu yang mudah dan menyenangkan.
Kedua faktor yang disebutkan di atas (mudah dan menyenangkan) adalah dua hal yang dicari oleh anak-anak dalam menjalani keseharian mereka. Bukankah kita sering melihat anak-anak kita begitu bersemangat dan anteng saat bermain game online. Padahal instruksi dan bahasa pengantarnya dalam bahasa asing (Inggris) yang sama sekali mereka tidak pahami.
Permasalahan bahasa yang tidak mereka pahami tidaklah menjadi faktor penghalang untuk anak-anak kita bermain game karena mereka merasa bermain game adalah hal yang mudah dan menyenangkan.
Buku Smartedu Dr. Hendrik Method Seri 1 mengajarkan kepada para orangtua/pendidik cara mendampingi anak dalam mempelajari materi tambah, kurang, kali, dan bagi dasar dengan cara yang sangat mudah dan menyenangkan.
Dilengkapi dengan ilustrasi dan contoh-contoh pengembangan soal, menjadikan buku ini sangat layak untuk dimiliki oleh para orangtua dan pendidik.

Buku Seri 1
Mempelajari cara tambah, kurang, kali, dan bagi tingkat dasar

Untuk pemesanan dan informasi bisa langsung menghubungi:
Noor Daswan (081 720 8915)

Segera Rilis Buku seri-seri berikutnya:

Buku Seri 2
Solusi Membaca Efektif (Hanya dengan sekali menghapal bisa terus mengingat dalam jangka waktu yang lama)

Buku Seri 3
Menguasai Pecahan, Persen, dan Desimal dalam sehari dan materi lainnya


Untuk pemesanan dan informasi bisa langsung menghubungi:
Noor Daswan (081 720 8915)

Thursday, January 30, 2020

Mendikbud Nadiem Tetapkan USBN dan UN 2020 lewat Permendikbud

KOMPAS.com - Setelah menetapkan 4 arah kebijakan nasional pendidikan "Merdeka Belajar", Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bergerak cepat menetapkan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) dan UN ( Ujian Nasional) 2020 melalui Peraturan Menteri ( Permendikbud). Permendikbud Nomor 43 tahun 2019 yang khusus mengatur tentang Ujian diselenggarakan sekolah dan Ujian Nasional (UN) ini ditandatangani Mendikbud Nadiem Makarim pada 10 Desember 2019. 

Dalam Permendikbud tersebut disebutkan sistem pendidikan harus mendorong tumbuhnya praktik belajar-mengajar yang menumbuhkan daya nalar dan karakter peserta didik secara utuh. Tidak hanya itu, satuan pendidikan atau sekolah juga diberikan keleluasaan untuk berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpihak pada peserta didik.

Ada beberapa hal penting terkait UN dan USBN yang diatur melalui Permendikbud ini, di antaranya: Bentuk USBN 
1. Bentuk Ujian yang diselenggarakan oleh sekolah dapat berupa portofolio; penugasan; tes tertulis; dan/atau bentuk kegiatan lain yang ditetapkan Satuan Pendidikan sesuai dengan kompetensi yang diukur berdasarkan Standar Nasional Pendidikan.
2. Bentuk Ujian yang diselenggarakan oleh sekolah di atas dilaksanakan pada semester ganjil dan/atau semester genap pada akhir jenjang dengan mempertimbangkan capaian standar kompetensi lulusan. 

Syarat kelulusan 
1. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah: menyelesaikan seluruh program pembelajaran; memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan mengikuti Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan. 
2. Kelulusan peserta didik atau siswa ditetapkan oleh satuan/program pendidikan atau sekolah bersangkutan. 

Ujian Nasional (UN) 
1. Pelaksanaan UN diutamakan melalui ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Dalam hal UNBK tidak dapat dilaksanakan, maka UN dilaksanakan berbasis kertas dan pensil (UNKP). 
2. UN merupakan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu. 
3. UN untuk peserta didik atau siswa pada sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan termasuk ujian kompetensi keahlian.  
4. Peserta didik pada akhir jenjang sekolah menengah pertama luar biasa (SMP-LB) dan sekolah menengah atas luar biasa (SMA-LB) tidak wajib mengikuti UN. 
5. Biaya penyelenggaraan dan pelaksanaan UN menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sekolah. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan/atau Satuan Pendidikan tidak diperkenankan memungut biaya pelaksanaan UN dari peserta didik, orang tua/wali, dan/atau pihak yang membiayai peserta didik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sah, Mendikbud Nadiem Tetapkan USBN dan UN 2020 lewat Permendikbud", https://edukasi.kompas.com/read/2019/12/16/07000021/sah-mendikbud-nadiem-tetapkan-usbn-dan-un-2020-lewat-permendikbud?page=all.
Penulis : Yohanes Enggar Harususilo
Editor : Yohanes Enggar Harususilo

Bank Soal Sumatif Akhir Tahun (SAT/PAT) SD Semester 2 KURIKULUM MERDEKA DAN KURIKULUM 2013

  https://www.datadikdasmen.com/2024/07/sat-kurikulum-merdeka.html 🛑 Sumatif Akhir Tahun (SAT) Semester 2 ⿡ Kls 1 : s.id/SAT_Kls1 ⿢ Kls 2 :...