Thursday, January 9, 2020

50+ Nama Alat Musik Tradisional Indonesia, Gambar, Cara Memainkan





by 


tradisional yang ada di Indonesia.

Biasanya sejak di Sekolah Dasar (SD) kita sudah dikenalkan dengan bermacam-macam alat musik di berbagai daerah. Setiap daerah memiliki alat musik yang berbeda dengan daerah lainnya.
Alat Musik Tradisional Indonesia
Keragaman ini yang akan membuat negara kita lebih kaya dalam masalah kebudayaan ketimbang negara lain. Berikut beberapa alat musik tradisional di Indonesia yang perlu Anda tahu.

Serune Kale

serunee kalee
fungsialat.blogspot.com

Merupakan jenis alat musik yang mengeluarkan bunyi berjenis aerofon. Alat musik ini berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam. Jika Anda tahu cara menggunakan seruling, kemungkinan besar Anda juga bisa menggunakan Serune Kale.

Aramba

alat musik tradisional aramba
www.dictio.id

Merupakan jenis alat musik yang memiliki bunyi Ideofon (bunyi yang dihasilkan dari bunyi dasarnya). Aramba berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara. Cara menggunakan alat musik ini dengan cara dipukul dengan pemukul, semisal stik.

Saluang

alat musik tradisional saluang
searti.com

Alat musik yang memiliki bunyi seperti Aerofon (bunyi yang dihasilkan seperti bunyi pada hembusan angin). Saluang merupakan alat musik yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Cara penggunaan alat musik tradisional ini dengan ditiup dan menggunakan jari.

Gambus

alat musik tradisional gambus
riuberbagi.blogspot.com

Alat musik tradisional ini memiliki jenis bunyi kordofun (bunyinya dihasilkan oleh senar atau dawai). Berasal dari Kepulauan Riau, Gambus ini alat musik yang memiliki 3 sampai 12 senar.

Serangko

alat musik tradisional serangko
rebanas.com

Serangko merupakan alat musik yang terbuat dari tanduk kerbau. Bunyi alat musik ini dihasilkan dengan cara ditiup. Alat musik ini berasal dari Jambi, biasanya juga digunakan untuk pemberitahuan musibah.

Accordion


alat musik tradisional accordion
tugassekolahku99.blogspot.com

Merupakan alat musik yang berasal dari hembusan napas, yang biasanya disebut dengan jenis bunyi Aerofon. Bunyi alat musik ini dihasilkan dengan cara ditiup dan menggunakan kedua tangan untuk mengatur nadanya. Berasal dari daerah Sumatera Selatan.

Doll

alat musik tradisional doll
budaya-indonesia.org

Merupakan jenis alat musik yang asal bunyinya dihasilkan dengan cara memukul alat musik tersebut (Membranofon). Cara penggunaan alat musik ini sendiri yaitu dengan memukulnya, bisa menggunakan pemukul atau sejenisnya.

Bende

alat musik tradisional bende
Alat musik yang asal bunyinya berasal dari bahan dasarnya atau disebut Ideofon. Agar menghasilkan bunyi alat musik ini yaitu dengan memukul menggunakan pemukul. Alat musik tradisional yang berasal dari Lampung.

Gendang Melayu

alat musik tradisional gendang melayu
alampedia.blogspot.com

Alat musik ini merupakan alat musik jenis membranofon (bunyi yang dihasilkan berasal dari asalnya) yang berasal dari Bangka Belitung. Cara memainkannya sendiri dengan dipukul menggunakan telapak tangan.

Gendang Panjang

gendang panjang
www.raparapa.com

Gendang panjang merupakan alat musik jenis suara membranofon yang penggunaannya dengan cara menepukkan tangan pada bagian lunak dari alat musik ini. Alat musik tradisional Gendang Panjang berasal dari Riau.

Tehyan

alat musik tradisional tehyan
pusatpandang.com

Merupakan alat musik yang memiliki jenis bunyi kordofon. Cara memainkan alat musik tradisional ini yaitu dengan digesek seperti biola. Alat musik ini berasal dari Jakarta.

Angklung

alat musik tradisional angklung
alampedia.blogspot.com

Alat musik ini merupakan alat musik tradisional yang memiliki jenis suara ideofon. Angklung berasal dari ibukota Jakarta.

Gamelan

alat musik tradisional gamelan
v-teknologi.com

Merupakan alat musik yang memiliki jenis bunyi ideofon. Cara penggunaan alat musik ini dengan dipukul menggunakan alat pemukul khusus. Gamelan adalah alat musik yang berasal dari Jawa Tengah.

Gendang

alat musik tradisional gendang
www.gending.com

Alat musik dengan jenis suara ideofon yang cara memainkannya dengan ditepuk pada bagian lunak Gendang. Asal alat musik tradisional dari Yogyakarta.

Bonang

alat musik tradisional bonang
semuatentangprovinsi.blogspot.com

Alat musik dengan jenis suara ideofon yang cara memainkannya dengan dipukul menggunakan alat tertentu, berasal dari Jawa Timur.

Gendang

alat musik tradisional kendang
dunia-kesenian.blogspot.com

Gendang merupakan alat musik tradisional yang memiliki jenis suara membranofon. Alat musik ini berasal dari Banten.

Gengceng

alat musik tradisional gengceng
Gengceng adalah alat musik yang memiliki jenis bunyi ideofon yang berasal dari Bali.

Serunai

alat musik tradisional serunai
Alat musik ini merupakan alat musik tradisional dengan jenis suara aerofon yang dimainkan dengan cara ditiup. Serunai adalah alat musik yang berasal dari Nusa Tenggara Barat.

Sesando

alat musik tradisional sesando
satujam.com

Sesando merupakan alat musik tradisional dengan jenis bunyi chordofan yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini berasal dari Nusa Tenggara Barat.

Japen

alat musik tradisional japen
Japen merupakan alat musik tradisional dengan jenis bunyi chordofan, alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini berasal dari Kalimantan Tengah.

Sampe

alat musik tradisional sampe
www.kata.co.id

Japen merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipetik, memiliki jenis bunyi Chordofan. Alat musik ini berasal dari Kalimantan Timur.

Tuma

alat musik tradisional tuma
notepam.com

Tuma merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara menepuknya dengan tangan, memiliki jenis bunyi membranofon. Alat musik ini berasal dari Kalimantan Timur.

Panting

alat musik tradisional panting
www.cintaindonesia.web.id

Panting merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini berasal dari Kalimantan Selatan.

Kolintang

alat musik tradisional kolintang
Kolintang merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipetik, memiliki jenis bunyi Chordofan. Alat musik ini berasal dari Sulawesi Utara.

Ganda

alat musik tradisional ganda
Ganda merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara menepuk menggunakan telapak tangan, memiliki jenis bunyi membranofon. Alat musik ini berasal dari Sulawesi Tengah.

Keso

alat musik tradisional keso
wirawandwilazuardy.blogspot.com

Keso merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara digesek, memiliki jenis bunyi Chordofan. Alat musik ini berasal dari Sulawesi Selatan.

Ladolado

alat musik tradisional ladolado
carakus.com

Ladolado merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat tertentu. Alat musik ini berasal dari Sulawesi Tenggara.

Ganda

ganda
notepam.com

Ladolado merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditepuk memakai telapak tangan. Alat musik ini berasal dari Gorontalo.

Kecapi

alat musik tradisional kecapi
dunia-kesenian.blogspot.com

Kecapi merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini berasal dari Sulawesi Barat.

Nafiri

alat musik tradisional nafiri
radenwinata.com

Nafiri merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditepuk. Alat musik ini berasal dari Maluku.

FU

alat musik tradisional fu
FU merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini berasal dari Maluku utara.

Alat musik tradisional: Kendang

kendang
hadisukirno.co.id

Kendang merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul dengan alat atau dengan telapak tangan. Alat musik yang berasal dari Jawa Barat.

Tifa

tifa
bukubiruku.com

Tifa merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan. Alat musik yang berasal dari Papua

Guoto

alat musik tradisional guoto
thegorbalsla.com

Guoto merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara memetik senarnya. Alat music yang berasal dari Papua Barat.

Kulanter

alat musik tradisional kulanter
shopee.co.id

Kulanter merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini berasal dari Jawa Barat.

Gong

alat musik tradisional gong
id.wikipedia.org

Gong merupakan alat musik tradisional yang cara memainkannya dengan dipukul dengan suatu alat. Alat musik ini berasal dari Jawa Barat.

Jengglong

jengglong
alculture567.blogspot.com

Jengglong merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul dengan suatu alat. Alat musik ini berasal dari Jawa Barat.

Rebab

alat musik tradisional rebab
www.kamerabudaya.com

Rebab merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan digesek seperti biola. Alat musik ini berasal dari Jawa Barat.

Talepong

alat musik tradisional talepong
Talepong merupakan alat musik tradisional yang berbentuk seperti Bonang (Jawa Tengah), dimainkan dengan dipukul. Alat musik berasal dari Sumatera Barat.

Pupuik Batang Padi

alat musik tradisional pupuik batang padi
www.youtube.com

Pupuik Batang Padi merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini berasal dari Sumatera Barat.

Serunai

serunai
www.dakta.com

Serunai merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditiup, biasanya terbuat dari bambu, kayu, atau padi. Alat musik ini berasal dari Sumatera Barat.

Tambua & Tansa

alat musik tradisional tambua & tansa
www.yourou.id

Tambua dan Tansa merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul secara bersamaan, terbuat dari kayu yang bagian tengahnya di lubangi. Alat musik ini berasal dari Sumatera Barat.

Burdan atau Gendang Oku

alat musik tradisional burdan atau gendang oku
www.tradisikita.my.id

Burdan atau Gendang Oku merupakan alat musik tradisional sejenis rebana yang dimainkan dengan cara dipukul, terbuat dari kayu dan kulit binatang. Alat musik ini berasal dari Sumatera Selatan.

Tenun

alat musik tradisional tenun
ibnuasmara.com

Tenun merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari kayu dan berbentuk segitiga. Dulu dimanfaatkan sebagai alat musik yang digunakan untuk menghibur para pekerja yang sedang menenun. Alat musik ini berasal dari Sumatera Selatan.

Kenong Basemah

alat musik tradisional kenong basemah
fatahlovers.blogspot.com

Kenong Basemah merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul, terbuat dari tembaga. Alat musik ini berasal dari Sumatera Selatan.

Tebangan

alat musik tradisional tebangan
ilmuseni.com

Tebangan merupakan alat musik tradisional yang berbentuk seperti rebana, dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini berasal dari Sumatera Selatan.

Genggong

genggong
en.wikipedia.org

Genggong merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditiup seperti harmonika. Alat musik ini berasal dari Sumatera Selatan.

Caklemong

alat musik tradisional caklemong
thegorbalsla.com


Caklemong merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara memukulnya dengan menggunakan alat pemukul khusus. Alat musik ini berasal dari Bangka Belitung.

Gambangan

alat musik tradisional gambangan
bangka.tribunnews.com

Gambangan merupakan alat musik tradisional yang terdiri dari tujuh potongan kayu, dimainkan dengan cara dipukul menggunakan kayu. Alat musik ini berasal Bangka Belitung.

Kompang

alat musik tradisional kompang
www.dictio.id

Kompang merupakan alat musik seperti rebana yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan, terbuat dari kayu dan kulit kambing. Alat musik ini berasal dari Lampung.
Itu dia beberapa alat musik tradisional dari berbagai daerah yang perlu Anda tahu. Agar alat-alat musik ini tetap lestari dan tidak diklaim oleh negara ain, marilah mulai sekarang kita jaga dan lestarikan.

Wednesday, January 8, 2020

Tutungkusan

Tutungkusan merupakan tulisan tangan dari Almarhum Bapa Drs. Dana Widjaja Setiawan, S.Y yang merupakan ayahanda dari Penyusun. Beliau semasa hidupnya menghabiskan waktu hari demi hari dengan membaca dan menelaah buku-buku keagamaan dan literatur yang kemudia beliau torehkan kembali dalam karya-karya tulisnya. Semua karya tulis beliau ditulis tangan dengan rapi dan terperinci.
Alhamdulillah penyusun menemukan tulisan ini dan mencoba untuk menyajikannya kepada khalayak semoga menjadi bekal ilmu dan semoga pula menjadi amal sholeh bagi Almarhum yang pahalanya dapat terus mengalir. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin.

Nyérénkeun Pipanganténeun
Bismillah nu janten wiwitan. Ku nyebat Asma Pangéran, Dzat Allah SWT anu murbéng ieu alam, nu kagungan sifat Maha Welas tur Maha Rahman. Diwuwuh ku muji syukur sareng tasyakur ka Hadirat Allah nu Maha Ghafur, nu Nyipta sareng nu Maha Kawasa ka sakumna alam katut eusina, nu kagungan sifat Maha Luhung tur Maha Luhur. Dipirig ku raos kabingah ati sareng kareueus hate saréhna sim kuring kalayan ngabantun asmana pun dulur sapiri-umpi nyaéta tegesna kulawedetna Bapa … sakalih. Dina danget ieu aya takdir ti Gusti Nu Maha Suci, dikadarkeun ku Allah SWT, Pangéran nu Maha Kawasa parantos tiasa patepung lawung paamprok jonghok, patepang wajah, bengkung ngariung, bongkok ngaronyok, silaturahim sareng para bapa-para ibu, para wargi miwah sadérék sadaya di dieu. Kalayan Alhamdulillah urang sadayana ayeuna aya dina kawilujengan, kaimanan, sareng kaamanan.
Ananging di sagédéngeun kabingah ati sareng kareueus haté téh cinampur kaewuh. Naon margina?
Ari rémpan, sok rémpan ku titingalan mani sok ararisin, saréhna sim kuring katut ieu rombongan dongkapna ka ieu tempat parantos gasik ditampi gancang ditarima, dipariksa kalayan kajembaran manah, dipapag ku budi anu béar marahmay. Anu sim kuring yakin hal ieu téh bijil tina galih anu wening, kedal tina manah anu sétra.
Ku kituna kana sagala kasaéan Bapa-bapa, Ibu-ibu, para wargi miwah para sadérék sadaya, utamina kana sagala kasaéan Bapa Shahibul hajat sakalih. Pamugi sing ditampi ku Allah SWT janten hiji catetan amal shaléh. Anu urang gaduh kayakinan, yén satiap amal shaléh insya Allah pasti bakal dibales ku Allah SWT ku balesan pahala nu lipet ganda luyu sareng jangjina: ”Innallaha laa yudhi’u ajral muhsiniin”, “Allah SWT moal mopohokeun ka sing saha baé jalma anu geus migawé kahadéan.”
Ari hariwangna, sok hariwang ku kaayaan. Saréhna sing kuring katut ieu rombongan dongkapna ka ieu tempat téh éstu mung saukur bade ngariweuhkeun wungkul. Sok hariwang boh bilih  tindak-tanduk, réngkak paripolah sim kuring katut ieu rombongan seueur nu teu sapagodos sareng kapalay di dieu. Sok hariwang boh bilih tindak-tanduk sim kuring katut ieu rombongan seueur papalingpang sareng kabiasaan nu aya di dieu. Boh dina ucap-ucapanana nya kitu deui dina réngkak sareng paripolahna.
Tegesna tina sagala rupi kakirangan sareng kalepatan sim kuring katut ieu rombongan anu tebih tina tata-titi-duga-peryoga, taya kajabi anu diteda pamugi bapa-bapa, ibu-ibu, para wargi miwah para sadérék sadaya utamina Bapa Shohibul hajat sakalih, mugi teu janten kekeling ati, rengat ing panggalih. Mugi agung cukup lumur, neda ageung sihaksami. Hapunten anu kasuhun.
Kanggo anu salajengna manga atuh urang reumbeuy baé ku dua sareng harepan urang sadaya. Mudah-mudahan ku patepangna urang ayeuna téh sing mipit hasil nu muncekil, ngala buah nu utama, akibat anu mangpaat.
Mudah-mudahan ku patepangna urang ayeuna téh sing kapetik hasilna, kaala buahna, kataruk pucukna, kakali beutina, kaguar tangkalna. Samalih urang sami-sami rekes ka Allah SWT mudah-mudahan ku patepangna urang ayeuna téh sing janten hiji wasilah ka urang sadayana kanggo langkung-langkung raket deui tali duduluran urang sadaya ti awit lahir tumekaning batin. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Dupi anu dipimaksad ku sim kuring katut ieu rombongan anu manawi jauh-jauh dijugjug, anggang-anggang diteang. Kantenan sanés lantung tambuh laku, lain lentang tanpa béja, estu kalintang pisan pentingnn, nyaéta saperkawis seja nyanggakeun salam silaturahim, hususna ti sim kuring sacara pribadi, hususill husus ti pun dulur sakalih. Atuh umumna mah ti sakumna anggota rombongan katut ahli pamilina,  boh anu ayeuna tiasa ngiring ngariung jabung tumalapung dina ieu haplah mubarokah, boh anu ka patula-patali sareng hal-hal sanés, dugi ka ayeuna tue tiasa ngiring k adieu mung sakadar dorong du’a ti katebihan. Nanging isnsya Allah ari dasar n amah sami, nyaéta micinta  sareng mahabbah.
Kaping kalih, wiréh sim kuring téh dipuntangan ku ieu pun dulur sakalih, nanging sateu acanna, pamugi ka bapa-bapa, ibu-ibu, para wargi miwah para sadérék sadaya, utamina ka bapa shahibul hajat sakalih mugi ulah iris walang ati, ulah rénjag walang daya, mugi sing raos-raos baé calik lejar manah laluasa.
Bapa-Ibu sadayana, dipuntangan sotéh sim kuring mung sakadar nyanggem na wungkul, éstu suka sambung léngkah, biwir sambuh léméh éta téh sanés mung saukur babasan. Rupina tos kitu lumrahna. Dina hal sapertos kieu mah sok ngawakilkeun kanu sanés. Rupina sok inggis bilih disebat nguyahan anjeun atanapi goong saba karia.
Mungguhing sim kuring da puguh sanés ahlina kedah sumangem biantara sapertos kieu. Atuh teu pupuguh raraosan téh ngadak-ngadak bareuheudeun ngadon kasima. Pisanggemeun anu badé dikedalkeun the bet ngadak-ngadak lus-les laleungitan harilap deui. Ngadak-ngadak asa katenggok tikoro asa katéja elak-elakan, asa kapelik mamanik, asa kapupul bayu taya tangan pangawasa. Nyanggem téh janten sabulang bentor, teu puguh entep seureuhna, ilang tina undak usuk basana. Nyanggem téh asa bobo sapanon carang sapakan, sanggem paripaos sepuh mah, lauk rawa gepeng hulu basana kirang mérélé.
Ananging kumaha atuh, da parantos janten kawajiban, sok sanaos sim kuring rumaos pisan sanés ahlina dina ngaréka basa kedah biantara sapertos kieu.
Atuh ieu mah urang anggap baé étang-étang ngendagkeun bari mulungan, atanapi étang-étang mulung muntah. Malah mandar sasieureun sabeunyeureun pangalaman sim kuring tiasa nambihan.
Ku kituna taya kajabi anu diteda pamugi sing kersa ngama’lumna baé. Bobot pangayun timbang taraju sumangga nyanggakeun.
Bapa-bapa, ibu-ibu para wargi miwah para sadérék sadaya, kanggo nyumponan kana tindak-tanduk, usik sareng malik dina saliring-liring dumadi anu sanggem paripaos sepuh mah urang hirup di pawenangan ieu téh kakurung ku tilu rupi, nyaéta: ucap, lampah, tekad.
Hal ieu ngandung hartos sok sanaos bapa-bapa, ibu-ibu parantos sami-sami surti sareng maphum kana naon anu badé didugikeun ku sim kuring ayeuna, yaéta ku tina nangenan lampah sareng tékad sim kuring saparakanca. Nanging dumasar kana paripaos sepuh kasebut di luhur, rupina teu cekap ku mung saukur surti wungkul, teu cekap ku mung saukur nangenan lampah sareng tékad wungkul, rupina teu kaci saupani teu aya ucap kedaling lisan.
Kumargi sakitu atuh kapaksa sim kuring téh isin-isin ogé bade pupulih; éra-éra oge bade wakca. Da teu saé saupami sim kuring miulam awi, teu saé sim kuring ngilungan. Insya Allah sim kuring moal méré cai ti geusan mandi, moal mere kuut tina guguran, manga urang béjér béaskeun baé.
Dupi anu dimaksad rupina parantos écés témbrés pisan da geuning sok sanaos di bumi ogé tembong kénéh-témbong kénéh. Teu bénten ti meungpeukan beungeut ku saweuy, meungpeun carang ku ayakan. Ku margi sakitu sumangga ayeuna ma urang kembang bolédkeun baé supados tétéla.
Bapa-bapa, Ibu-ibu, para wargi, miwah para sadérék sadaya, sim kuring katut ieu rombongan , boh anu mios ti tebihna boh anu mios ti caketna, sanggem paripaos sepuh mah, dibélaan peuting-peuting kumarembing, dibélaan poék-poék sumélékét. Ngaleut ngeungkeuy ngabandaleut, ngembat-ngembat nyatang pinang. Mun leueur kundang iteuk, mun poék kundang damar hujan gedé papayungan. Samalih gorék-gorék manuk tuweuew ogé teu weleh ludeung.
Anu ahirna Al-hamdulillah geuning jauh teu burung cunduk, anggang teu weleh dating. Rupina titis tulis nu mustari nincak mangsa nu sampurna, nyaéta bade nyalusur saur nu kapungkur, seja ngudag pasang subaya anu baheula, hoyong ngajadikeun jangji pasini, hoyong nétélakeun pasang subaya.
Ari anu dipamrih supados pasini jangji ngajirim eusi, pasang subaya ngajadi nyata. Nyaéta seja nyumponan kana kahoyong barudak téa. Anu sanggemna téh parantos aya kasapukan para pini sepuh ti dua pikannana. Nya dina dinten ieu pisan rupina kadar ti Allah Azza Wajalla barudak téh kedah ngarangkepna. Takdir ti Gusti nu Maha Suci, pasini ngajadi. Bukti kauntun tipung katambang béas pasini kapiduriat.
Tegesna mah sim kuring téh, kalayan ngabantun asmana pun dulur sakalih, nyaéta tegesna ngawakilan Bapa … jaler istri, seja nyanggakeun jirim jinisna pun anak wasta … anu baris janten jodo papasangan sareng tuang putra nyaéta Neng … sakumaha tetekon hirup urang di dunya. Bari mudah-mudahan teu pasalia sareng teu leupas tina katangtuan Allah sareng Rasulna.
Atuh kanu sami-sami caralik di bumi, nyakitu deui ka para tatamu anu sami-sami ngaluuhan ieu walimatul urusy pamugi ulah aya anu pahili telenging ati, bilih majar kedok sinalin topéng, jamparing sinalia paser, hartosna anu ayeuna dibantun kasanggakeun ka pangkonan Bapa téh leres-leres pun anak anu parantos pasini jangjin pasang subaya sareng tuang putra téa.
Bapa, Ibu sadayana, hapunten ieu mah disundakeun sotéh boh bilih baé, maklum kiwari usum mahabu kunu nipu jaman balatak kunu ngaréka perdaya.
Anu salajengna, salangkungna tina sérén-sumérén, masrahkeun pun anak minangka pipanganténeun. Ulang-alung margahina indit peutingna miang beurangna, labuh curug ragrag jungkrang, burung palung wangkelangna. Kabodoannana-kaireung talingakeunana, sanggem paripaos sepuh téa mah buukna salambar getihna satétés, napasna sadami, ti luhur sausap rambut ti handap sahibas dampal, sumangga sim kuring nyanggakeun. Cunduk kana paripaos sepuh, saupami téa mah badé dipiwarang naktak mundak nanggung sundung ngala pangpung ka gunung. Mun dek miang diudag ajag, dek balik ditahan maung, rumaos sim kuring tos teu ngagaduh-gaduh deui.
Para bara, para ibu, para wargi miwah para sadérék sadaya. Utamina Bapa shahibul hajat sakalih anu ku sim kuring dipihormat, hapunte anu kasuhun masrahkeun budak téh éstu sinungguing pisan Daun Jeungjing jeung Sendawa; digantélan kembang Cula; henteu jingjing henteu bawa; da puguh rék kumawula.
Teu bungkus kosong-kosong acan, teu aya keur boro-boroeun barudak, teu rua teu kabisa, anggeung-anggeung mawa seureuh. Sanggem paripaos sepuh mah téa mah cunduk mung ukur mawa curuk, sumping mung ukur mawa cingir, datang mung ukur mawa tarang. Samalih curuk bengkung cingir garing tarang ge pinuh ku kesang bari aya dina tarang nu rada lénang.
Rajen téh barang bantun mung saukur ngabantun iwung sareng nangka, beunyeur tapianeun. Malih aya anu togmol kieu: ieu rombongan miosna téh ba’da shubuh tapi qabla seubeuh. Tah ayeuna wangsul hoyong qabla dhuhur ngan ba’da dahar.
Bapa, Ibu sadayana rupina moal tiasa kagambarkeun ku pang réka basa saupami seug ngukur kana kaisin. Hartosna ari isinna mah sakalangkung margi dongkap téh éstu teu jangjang teu jingjing, da puguh teu aya jangjang anu kedah dijingjing. Teu kapal teu keupeul da puguh maol aya kapal anu kakeupeul. Malih upami kedah terus terang mah ieu rombongan  téh seuseueurna mah nganggo mobilna ogé meunang nginjeum.
Bapa, Ibu sadayana, mémang leres ari satadina  mah sim kuring téh ari numutkeun kahoyong mah hoyong nuturkeun galur karuhun anu kapugkur, mapag tapak lacak cara anu baheula. Nanging geuning galurna teu katuturkeun carana teu jadi kanyataan.
Hal ieu téh sanés ku nanaon mung sakadar kapeungpeukan ku ka teu gaduh, anu kénging disebatkeun kalintang pisan heureut pakeunna, pungsat bahanna, samporét waktosna. Da geuning sok sanaos diajol-ajol ogé kumaha atuh da mung sakieu kadugana.
Kumargi sakitu taya sanés paneda ti sim kuring, boh ka si Enéng … piminantueun, nyakitu deui ka ki Bésan, pamugi sing kersa nampina baé.
Ananging sok sanaos kitu, aya kétah ari kabingah sareng kareueus mah, malih bingahna téh ti sabéh ditueun bingah. Naha? Tadi basa bade mios aya haréwos bojong ti pun anak téh dua rupi. Kieu sanggemna téh, kahiji ieu mah minangka tilam kaisin baé, sesembén tina pihatur, nyanggakeun di kalaipan, rupi artos mung sapésér disarengan ku tilepan-tilepan hatur lumayan sanggemna téh. Artos kanggo ngagaleuh uyah, atuh tilepan-tilepan angoeun bebedag di sawah sareng bebeték di hawu di dapur. Sanés teuing anggoeun midang ari angkat-angkatan, rupina éta mah nyanggakeun sabrang salayan jahéna mah henteu aya, nyanggakeun tamba lumayan, saéna mah henteu aya. Kitu sanggemna téh anu kahiji.
Ari anu kaduana mah, sanggemna disagédéngeun hoyong kauninga ku pibojoeun abdi, ogé hoyong kasaksén ku sadaya para pini sepuh di dieu, nyaéta disagédéngeun nyanggakeun babantun alakadarna sarébuh samérang nyamuk. Ogé teu kakantun sanggemna téh senjata abdi anu nya buleud nya panjang ogé dibantun. Malih anu ieu mah sanggemna téh éstu tara kakantun pisan. Tah ayeuna bade disanggakeun ka pun bojo anggoeun abdi duaan.
Bapa, Ibu sadayana sim kuring nguping kitu ti pun anak téh atoh pacampur jeung reuwas. Naha? Ari atohna da mémang leres kitu. Da sok sanaos pun anak ayeuna dongkapna k adieu ngélék ngégél angkaribung dugi ka bru di juru bro di panto, ngalayah di tengah imah. Ari teu gaduh nu éta mah, nu buleud panjang téa, atanapi gaduh ari gaduhna mah, mung kirang tohaga rupina baé duka bakal kumaha.
Ari reuwasna, deuh boa-boa pun anak téh rada milepas. Boa-boa nu janten dasar dina pernikahan téh mung saukur nohonan kana tungtutan biologis wungkul.
Tah kajurung ku raos panasaran, sim kuring tumaros ka pun anak, naon atuh anu buleud panjang téh? Kumaha waleran pun anak. Mugi Bapa ulah lepat hartos. Teu ngélék teu ngégél nanging insya Allah Buleud tékad abdi, panjang harepan abdi, kitu sanggemna téh.
Buleud tékad engkang anu sajati;
Rék mihukum Enéng sahiji;
Nyiptakeun cinta hakiki;
Insya Allah urang runtut reujeung batur sakasur;
Runtut reujeung batur sadapur;
Runtut reujeung batur sasumur;
Runtut reujeung batur salembur.
Asal Enéng ka engkang mituhu;
Teu midua hate jeung sok ngalajur napsu;
Kabagjaan rumah tangga pinanggih tangtu;
Ayeuna hayu urang ka cai jadi saleuwi;
Ka darat jadi salogak;
Mun ka cai urang babarengan mandi;
Mun ka darat urang babarengan salat;
Sangkan rumah tangga urang jadi sehat;
Kulawarga tatangga jeung baraya ku urang haat;
Masarakat bangsa jeung nagara bakal pinuh ku rahmat.
Ari Panjang.
Panjang harepan abdi;
Abdi sanggem hirup mandiri;
Hirup kumbuh anu sajati;
Asal pun bojo surti kana ka hoyong abdi;
Abdi rido lamun kedah béla pati;
Ngabéla kahormatan rumah tangga pribadi;
Upami pun bojo janten pamager ati;
Silih geuing dina kasabaran;
Silih toél dina katawekalan;
Silih pajukeun dina bebeneran;
Insya Allah abdi moal midua hate;
Upami pun bojo janten pamépés hate;
Kamu janten salaki henteu réhé jeung hésé béléké.

Dareuda sim kuring ku banget nya bungah. Geuning pun anak téh geus siap: pisik, pesak, jeung paseuk. Sanggem sim kuring ka pun anak “Bral ayeuna hideo geura miang tandang, bébér layar cabut jangkar geusan ngalaksanakeun paréntah Pangéran Allah SWT bari nyonto tapak lacak panutan urang, nyaéta Kanjeng Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Ku Bapa di jurung sarta didu’akeun:
Baarakallahu laka wa Baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khairin
Sakitu anu kapihatur, saur mawur bahé carék pondok nyogok panjang nyugak, sanggem paripaos sepuh mah “lauk rawa gépéng hulu basana kirang mérélé, hapunten anu kasuhun.
Ari kahoyong mah upami pondok ulah aya anu nyogok, upami panjang ulah aya anu nyugak. Tapi ari kanggo nu papanganténan mah upami pondok sing énggal janten orok, atuh upami panjang sing énggal janten budak.

Wassalam.

Unduh Nyerenkeun Pipanganteneun di SINI

Pentingnya Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi


Pentingnya Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi
Kesehatan reproduksi remaja merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai oleh haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah bagi remaja laki-laki. Kesehatan reproduksi remaja meliputi fungsi, proses, dan sistem reproduksi remaja. Sehat yang dimaksudkan tidak hanya semata-mata bebas dari penyakit atau dari cacat saja, tetapi juga sehat baik fisik, mental maupun sosial.

Pengetahuan Dasar Kesehatan Reproduksi Pada Remaja

Usia remaja adalah masa transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan emosi, psikis, dan fisik dengan ciri khas yang unik. Penting bagi remaja untuk mendapatkan informasi yang tepat tentang kesehatan reproduksi dan berbagai faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi.
Sebagai pengenalan terhadap kesehatan reproduksi dasar, remaja harus mengetahui beberapa hal di bawah ini:
  1. Pengenalan tentang proses, fungsi, dan sistem alat reproduksi
  2. Mengetahui penyakit HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya, serta dampaknya pada kondisi kesehatan organ reproduksi
  3. Mengetahui dan menghindari kekerasan seksual
  4. Mengetahui pengaruh media dan sosial terhadap aktivitas seksual
  5. Mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi, terutama membentuk kepercayaan diri dengan tujuan untuk menghindari perilaku berisiko.

Cara menjaga organ reproduksi, diantaranya:

  • Pakai handuk yang lembut, kering, bersih, dan tidak berbau atau lembab.
  • Memakai celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat
  • Pakaian dalam diganti minimal 2 kali dalam sehari
  • Bagi perempuan, sesudah buang air kecil, membersihkan alat kelamin sebaiknya dilakukan dari arah depan menuju belakang agar kuman yang terdapat pada anus tidakmasuk ke dalam organ reproduksi.
  • Bagi laki-laki, dianjurkan untuk dikhitan atau disunat agarmencegah terjadinya penularan penyakit menular seksual serta menurunkan risiko kanker penis.
Perubahan fisik, psikis, dan emosi remaja pada masa pubertas dapat membuat remaja lebih ekspresif dalam mengeksplorasi organ kelamin dan perilaku seksualnya. Sementara itu, pengetahuan dan persepsi yang salah tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi dapat menyebabkan remaja berperilaku berisiko terhadap kesehatan reproduksinya. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru menjadi penting dalam mendampingi remaja mencari dan menemukan informasi kesehatan reproduksi yang tepat.

Sumber http://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-menjaga-kebersihan-alat-reproduksi

Pengertian Magnet, Jenis, Bentuk dan Sifatnya (Lengkap)

Istilah magnet sudah tidak asing lagi bagi kita tentunya, namun ada diantara kita yang belum mengetahui secara jelas apa itu magnet. Nah pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan mengenai magnet yang mencakup pengertian, jenis, bentuk dan juga sifatnya. Untuk itu langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Magnet, Jenis, Bentuk dan Sifatnya (Lengkap)

Berikut ini merupakan penjelasan mengenai pengertian magnet:

Pengertian Magnet

Kata magnet berasal dari daerah asia yakni magnesia dan disitulah bangsa yunani menemukan sifat magnetik dari bebatuan yang dapat menarik biji besi. Magnet secara umum merupakan suatu benda yang memiliki gaya tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi benda-benda disekitarnya. Adapun gaya yang ada pada magnet disebut juga sebagai gaya magnet. Karena adanya gaya inilah magnet memiliki sifat kemagnetan yang mampu menarik benda-benda disekitarnya.
Menurut perkiraan para ilmuan, bahwa Cina adalah bangsa pertama yang memanfaatkan magnet sebagai kompas atau petunjuk arah.

Jenis – Jenis Magnet

Jenis magnet secara garis besar terdiri dari 2 yakni:

1. Magnet Alam

Magnet alam adalah magnet yang sudah memiliki sifat kemagnetan secara alami, dalam artian tanpa campur tangan manusia. Seperti contoh gunung  ida yang berada di magnesia yang dapat menarik benda-benda disekitarnya.
 

2. Magnet Buatan

Magnet buatan adalah magnet yang dibuat oleh manusia yakni dibuat dari bahan – bahan magnetik kuat seperti besi dan juga baja. Adapun magnet buatan terdiri dari dua yakni
a. Magnet Permanen, adalah suatu magnet yang sifat kemagnetannya permanen meskipun proses pembuatannya tekah dihentikan.
b. Magnet Remanen, adalah suatu magnet yang memiliki sifat kemagnetan sementara yakni hanya terjadi selama proses pembuatannya saja.
Ada beberapa jenis magnet yang dilihat berdasarkan sifat kemagnetannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Magnetik (Feromagnetik)

Magnetik Feromagnetik merupakan suatu benda yang mampu ditarik dengan kuat oleh magnet. Feromagnetik adalah suatu benda magnet yang dapat diolah menjadi magnet, namun tingkat kesulitan dari pembuatan benda magnetik menjadi magnet sempurna berbeda-beda tergantung dari kemudahan pengaturan terhadap susunan magnet elementernya.
Adapun contoh benda magnetik adalah baja, besi, nikel dan lain sebagainya.

2. Non Magnetik

Jenis benda non magnetik terbagi menjadi dua kelompok diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Paramagnetik
Paramagnetik merupakan suatu benda yang dapat ditarik atau dipengaruhi oleh magnet secara lemah. Contohnya alumunium, tembaga, platina, dan lain sebagainya.
b. Diamagnetik
Diamagnetik merupakan suatu benda yang tidak dapat ditarik atau dipengaruhi oleh magnet. Contohnya emas, seng, merkuri dan lain sebagainya.

Bentuk – Bentuk Magnet

Magnet memiliki berbagai macam bentuk magnet, hal tersebut dibuat dengan tujuan serta penggunaan dari magnet yang berbeda-beda. Secara umum, bentuk magnet terdiri dari lima bentuk, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Magnet U atau magnet Ladam
2. Magnet silinder
3. Magnet batang
4. Magnet jarum
5. Magnet cincin.

Sifat Magnet

Ada beberapa dari sifat – sifat magnet, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Dapat Menarik Benda Disekitarnya

Magnet merupakan suatu benda yang dapat menarik benda atau mempengaruhi benda tertentu disekitarnya, namun tidak semua benda dapat dipengaruhi oleh magnet, benda – benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet disebut juga sebagai benda magnetik, sedangkan benda lainnya disebut juga sebagai benda non-magnetik.

2. Medan Magnet Membentuk Gaya Magnet

Medan magnet adalah suatu medan yang ada disekitar magnet yang menjadi batas benda lain tertarik oleh magnet. Adapun medan magnet dapat terbentuk dari pergerakan muatan listrik, hal inilah yang membuat timbulnya gaya magnet yang dapat mempengaruhi benda lain yang juga memiliki muatan listrik bergerak. Sehingga semakin besar daya magnetisme suatu magnet maka akan semakin luas juga cakupan medan magnetnya.

3. Gaya Magnet Mampu Menembus Benda

Semakin kuat gaya suatu magnet pada magnet maka akan semakin tebal benda yang dapat ditembus oleh gaya magnet tersebut.

4. Magnet Memiliki Dua Kutub

Magnet memiliki dua kutub diantaranya adalah kutub utara dan kutub selatan. Apabila kutub yang sejenis atau senama antar dua magnet didekatkan, maka mereka akan saling tolak menolak satu sama lain, tetapi apabila dua kutub yang berbeda antar dua magnet didekatkan satu sama lain, maka magnet akan saling tarik menarik.

5. Sifat Kemagnetan pada Magnet Dapat Hilang atau Melemah

Sifat kemagnetan yang dimiliki oleh sebuah magnet tidaklah permanen, mereka akan dapat melemah dan menghilang yang disebabkan karena suatu perubahan susunan dominan magnet menjadi acak, hal tersebut bisa terjadi karena benturan, perubahan suhu dan lain sebagainya.

Teori Kemagnetan

Ada beberapa teori kemagnetan diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Magnet dan benda yang dapat dipengaruhi oleh magnet disusun oleh komponen-komponen magnet yang lebih kecil yang biasa disebut dengan magnet elementer.
2. Pada benda magnetik (benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet), magnet elementernya tersusun secara teratur, namun  pada benda nonmagnetik, magnet elementernya tersusun secara acak.
3. Bahan magnetik yang bukan berupa magnet dapat diubah menjadi magnet dengan prinsip pembuatan magnet elementernya menjadi teratur.
Pengertian Magnet, Jenis, Bentuk dan Sifatnya (Lengkap)
Pengertian Magnet, Jenis, Bentuk dan Sifatnya (Lengkap)
4. Bahan magnet lunak mempunyai magnet elementer yang lebih mudah dirubah susunannya sehingga lebih mudah juga diubah menjadi magnet.
5. Jika sebuah magnet dipotong, maka masing-masing potongan dari magnet tersebut juga akan memiliki kutub utara dan kutub selatannya.
Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Magnet, Jenis, Bentuk dan Sifatnya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂

PERMAINAN UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR YANG MENDIDIK

MACAM PERMAINAN UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR YANG MENDIDIK

Nah, kali ini kami akan bagikan beberapa permainan untuk anak sekolah dasar. Untuk selengkapnya, simak berikut ini.

1. PERMAINAN PUZZLE

Permainan Puzzle
Puzzle menjadi salah satu permainan sederhana yang cocok dimainkan oleh anak sekolah dasar. Permainan ini dapat merangsang perkembangan otak anak karena harus mampu memecahkan susunan puzzle sehingga dapat membentuk pola yang sesuai. Selain bermanfaat, puzzle juga bisa anda dapatkan secara mudah dan murah, tergantung bahannya.

2. PERMAINAN LEGO

Permainan lego
Lego juga bisa dijadikan alternatif sebagai permainan anak sekolah dasar yang dapat mengasah kemampuan otak untuk membentuk pecahan lego menjadi suatu karya seni. Selain itu permainan ini juga dapat mengasah kreatifitas anak untuk berimaginasi saat akan membentuk lego. Tapi permainan ini cukup mahal untuk mendapatkannya. Namun jika anda punya uang cukup untuk membelikan lego sebagai permainan edukasi anak, tidak ada salahnya karena manfaatnya cukup banyak.

3. PERMAINAN CATUR

Permainan catur
Permainan untuk anak sekolah dasar berikutnya adalah catur. Catur merupakan permainan yang bisa menjangkau semua kalangan dari anak-anak sampai orang tua. Jika anda suka dengan catur, tidak salahnya mengajari anak anda yang masih sekolah dasar. Catur bisa mengasah otak anda, dan jika sudah mulai tertarik untuk mendalaminya, pastinya sangat berguna bagi prestasi si anak karena banyak sekali turnamen catur yang bisa diikuti.

4. PERMAINAN GOBAK SODOR

Permainan gobak sodor
Gobak sodor adalah salah satu permainan tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi anak sekolah dasar. Permainan ini akan membentuk fisik anak lebih lincah dan kerjasama dengan teman-temannya. Selain gobak sodor sebenarnya masih banyak lagi permainan serupa, seperti lompat tali, kasti, sepak bola, dan sebagainya.

5. PERMAINAN PERAN PROFESI

Permainan peran profesi
Biasanya anak perempuan lebih suka dengan permainan ini. Saat masih kecil, banyak bayangan seperti apa ketika kita sudah besar nanti. Dengan melakukan pengamatan terhadap orang dewasa, anak-anak mencoba untuk mengikuti gaya dan pekerjaannya, seperti dokter, guru, ibu, dan sebagainya. Meskipun terlihat sangat simple, tapi permainan ini mampu mempelajari sikap sosialisasi dengan teman bermainnya. Selain itu, permainan ini terbilang sangat murah karena memakai barang-barang seadanya dan dibuat barang yang menunjang kegiatannya.
Baca juga berikut : model pembelajaran inovatif

6. PERMAINAN BAKIAK

Permainan bakiak
Permainan bakiak juga termasuk permainan tradisional yang masih bisa kita jumpai sekarang ini. Untuk memainankan permainan bakiak, alat-alat yang dibutuhkan cukup sederhana, seperti kayu dan tali panjang untuk dihubungkan satu sama lain. Permainan ini dapat mengasah strategi kerjasama, karena akan sulit berjalan apabila tidak kompak saat berjalan. Tim yang terdiri lebih dari dua sampai tiga orang harus bisa melangkahkan kaki secara serentak agar tidak jatuh.

7. PERMAINAN BERJALAN MELINGKAR

Permainan berjalan melingkar
Permainan ini bisa anda coba dengan menyediakan karpet panjang kira-kira berukuran 12 x 0.5 m yang dihubungkan kedua sisinya sehingga membentuk sebuah lingkaran. Karpet ini yang dijadikan permainan dimana setiap tim terdiri dari 4 sampai 5 orang dan berjalan di dalam karpet. Permainan ini terlihat mudah, tapi jika tidak ada kekompakan maka akan sulit untuk menggerakkan karpet yang lumayan panjang. Solidaritas dan kekompakan sangat diperlukan untuk menggerakkan karpet secara cepat dan kaki tidak boleh keluar.

8. PERMAINAN KOMUNIKASI KELOMPOK

Permainan komunikasi kelompok
Permainan satu ini pasti sudah tidak asing bagi anda karena sering melihatnya di acara kuis televisi. Permaianan ini bisa dilakukan sederhana untuk mengasah daya konsentrasi anak karena harus cermat kalimat yang sudah diucapkan teman sebelumnya dan harus menyalurkan pesan ke teman berikutnya tanpa ada kesalahan kata. Permainan ini biasanya dibagi dua kelompok dan setiap kelompok terdiri dari tiga orang atau lebih. Banyak variasi yang bisa anda mainkan dari permainan ini.

9. MENGGAMBAR BERSAMA

Menggambar bersama
Sekilas permainan ini sangat simple sekali, tapi bagi anak sekolah dasar permainan ini bisa menumbuhkan kerjasama untuk membuat hasil gambar yang bagus. Tanpa ada komunikasi yang baik, akan sulit menghasilkan karya sesuai keinginan. Harus ada pembagian peran dan saling melengkapi antara anak satu dengan yang lainnya. Selain itu permainan in juga akan melatih berbagi alat untuk menggambar. Dengan terbatasnya alat menggambar, maka anak diharapkan berlatih berbagi bersama temannya yang lain. Mungkin saja akan timbul sedikit pertengkaran, tapi anda harus mengarahkannya untuk melakukan hal yang seharusnya mereka lakukan dengan baik.

10. PERMAINAN MENCARI HARTA KARUN

Permainan mencari harta karun
Permainan satu ini pastinya akan menarik anak sekolah dasar untuk mengikutinya. Permainan ini sangat mengandalkan kerjasama tiap kelompok agar menemukan benda sesuai dengan petunjuk yang dibuat. Untuk petunjuk, buatlah dengan mengkombinasikan unsur-unsur pelajaran, sehingga selain bermain mereka akan mencoba mengingatn pelajaran yang telah dipelajari di sekolah.
Beberapa permainan untuk anak sekolah dasar di atas pasti sudah anda kenal bukan? Saatnya salurkan pengalaman anda kepada anak-anak sekolah dasar di sekitar kita. Beberapa permainan di atas akan membantu anak-anak usia sekolah dasar tidak akan kehilangan masa bermainannya. Saatnya anda membantu anak-anak untuk belajar secara menarik dengan beberapa permainan yang ada.
Sumber :
salamedukasi.com/2014/07/contoh-jenis-jenis-permainan-game-dan.html
tipspendidikan.site/2015/03/jenis-jenis-permainan-yang-mendidik.html

Friday, January 3, 2020

Nadiem Buat Aturan soal Sistem Zonasi, Pengamat: Jangan Asal Penjara Siswa

Jakarta - Pengamat pendidikan, Doni Koesoema mengaku tidak sependapat dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019. Menurut Doni, bagi yang memalsukan syarat tidak bisa langsung dipenjara.

"Setiap pelanggaran hukum ada konsekuensinya, kalau mereka dari keluarga miskin benar dari keluarga miskin tidak mendapatkan kartu untuk program keluarga miskin kemudian dengan cara memalsukan harus dilihat konteks jangan-jangan data untuk anak dari keluarga harapan salah sasaran," kata Doni kepada wartawan, Selasa (31/12/2019).

"Jadi nggak bisa asal penjara, kalau mereka benar dari keluarga miskin negara harus membela dan memberikan akses pendidikan yang layak," imbuh Doni.

Nadiem Buat Aturan soal Sistem Zonasi, Pengamat: Jangan Asal Penjara SiswaDoni Koesoema / Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom

Dia menegaskan seharusnya orang kaya yang berpura-pura miskin yang dianggap kriminal. Tapi jika orang miskin memanipulasi data karena tidak memperoleh hak pendidikan, harus dipertimbangkan dahulu.

"Yang harus dipermasalahkan anak orang kaya yang pura-pura miskin di Semarang, dengan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), itu yang dipermasalahkan, itu kriminal. Tetapi ada orang miskin memanipulasi data karena tidak memperoleh haknya itu harus dilihat kasus per kasus," jelas dia.

Lebih jauh, ia menyatakan keluarga yang tidak mampu mendapatkan kartu jaminan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang bisa masuk jalur afirmasi.

Jalur afirmasi yang dimaksud diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

"Harus dilihat status keluarga tidak mampu sudah ada aturannya, misalnya mereka yang mengikuti keluarga harapan dan lain-lain itu bisa diverifikasi. Jadi menurut saya sejauh dia sudah memperoleh kartu jaminan sosial yang menunjukkan dia dari keluarga tidak mampu mereka harusnya masuk (sekolah)," ujar dia.



Selain itua, dia mempersoalkan jalur afirmasi yang diatur Permendikbud itu mengurangi jumlah kuota siswa yang tidak mampu. Hal tersebut berbeda dengan era Mendikbud Muhadjir Effendy.

"Jadi masalah bukan pemalsuan, jadi masalah mengapa dalam Permendikbud yang baru justru ada kuota afirmasi yang jumlahnya 15 persen. Afirmasi kan untuk keluarga tidak mampu padahal zaman Pak Muhadjir 90 persen zonasi sudah termasuk anak tidak mampu dan penyandang disabilitas jadi ketika di jalur afirmasi 15 persen, itu yang 50 persen sekarang untuk zonasi itu tidak termasuk anak yang tidak mampu lalu kenapa jalur prestasi ditambah. Sama saja meningkatkan elitis sekolah, tidak meratakan kualitas pendidikan," tuturnya.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim mengeluarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019. Dalam aturan itu diatur soal penerimaan siswa menggunakan sistem zonasi. Bahkan bagi yang memalsukan syarat, bisa dipenjarakan.

Bila ada yang memalsu KK atau mengaku-aku miskin agar bisa masuk sekolah yang diinginkan? Nadiem menyatakan akan menyerahkan sesuai UU yang berlaku. Ancaman itu sebagaimana tertuang dalam Pasal 39:


Pemalsuan terhadap:

  1. kartu keluarga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14;
  2. bukti sebagai peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 dan Pasal 18; dan 
  3. bukti atas prestasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20, dikenai sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.

Nah, berdasarkan ketentuan perundang-undangan, bagi yang memalsukan akta otentik bisa dikenai Pasal 264 KUHP tentang Pemalsuan Dokumen, dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara.

sumber: https://www.detik.com/tag/pendidikan

4 Contoh Tatanan Tempat Duduk Siswa Agar Pembelajaran Efektif

4 Contoh Tatanan Tempat Duduk Siswa Agar Pembelajaran Efektif
Inilah contoh tatanan tempat duduk siswa agar pembelajaran efektif adalah pengaturan kursi dan meja yang meningkatkan fokus belajar. 
Menurut Sudarwan Danim yang dilansir dari Idtesis, disampaikan kalau kriteria sekolah yang bagus untuk pembelajaran efektif di antaranya adalah sudah dilakukan reorganisasi kelas agar mendukung kegiatan pembelajaran. Atas dasar itu, jika ingin pembelajaran efektif, guru harus menguasai contoh tatanan tempat duduk siswa agar pembelajaran efektif. Karena hal itulah, pada artikel berikut ini akan dijelaskan beberapa contoh tatanan tempat duduk siswa, yang menurut Winzer yang dikutip Winataputra (1003:9.9) tidak hanya meningkatkan semangat belajar tetapi juga agar tidak terjadi kekacauan serta meningkatkan interaksi sosial antar siswa. Ini dia contoh tatanan tempat duduk yang dimaksud: 


1. Tatanan Kreatif Menurut ahli, model tempat duduk yang pertama ini, disebut tatanan kreatif. Sebagian besar, meja dan kursi memang di desain berbeda. Sedangkan bentuk tatanannya menyerupai huruf. Untuk posisi melingkar disebut model huruf O, sedangkan posisi dua berjajar ke depan dan di belakang bagian tengah berjajar ke samping hingga menyatu dengan jajar yang pertama di sebut model huruf U. 


2. Tata Ruang Minimalis BACA JUGA Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa 4 Contoh Tatanan Tempat Duduk Siswa Agar Pembelajaran Efektif Guru Wajib Mengerti dan Memahami, Proses Lebih Penting Dari Hasil Tata ruang kelas minimalis, adalah tata desain kelas yang tidak banyak men-distraksi siswa. Selain jumlah meja kursi yang tidak terlalu banyak, gambar-gambar di tembok juga minimal. Tata ruang seperti ini bagus untuk siswa. Karena mereka bisa fokus belajar tanpa terganggu dengan objek dan warna mencolok yang ada di ruang kelas. Selain itu, dengan adanya beberapa vas bunga sebagai pendukung ruang, membuat siswa lebih betah belajar. Karena, kelas terlihat lebih indah dan enak dilihat. 


3. Tata Ruang Melengkung Classic Tata ruang melengkung classic adalah tata ruang kelas dengan tempat duduk yang lumrah. Yaitu berbanjar ke depan dan ke samping. Namun, yang membedakan hanyalah, posisi tempat duduk bagian samping kanan serong ke kiri sedangkan bagian samping kiri serong ke kanan. Posisi bagian tengah tetap, sedangkan tempat duduk guru tepat di posisi tengah bagian depan. Dengan tatanan ruang kelas semacam ini, fokus siswa lebih menyeluruh. Karena semua pandangan mengarah pada guru yang menjelaskan di depan. Selain itu, desain ruang semacam ini tidak menyulitkan. Karena guru tinggal membelokkan sedikit saja posisi meja kursi siswa. 


4. Tata Ruang Formasi Chevron Contoh tatanan tempat duduk siswa agar pembelajaran efektif yang ke empat adalah tata ruang formasi Chevron. Ini adalah tata ruang yang unik. Karena itu, penataannya lebih sulit dibandingkan yang lain. Selain dibutuhkan ruang kelas yang luas, guru juga harus merombak total penataan meja dan kursi. Tata meja dan kursi formasi Chevron, jika dilihat dari belakang seperti huruf V. Yang mana, meja dan kursi bagiansamping kanan dan kiri diposisikan menyerong ke arah depan dengan desain melebar, sehingga yang di belakang mengerucut pada satu kursi dan meja saja. Di posisi tengah yang kosong bisa diisi dua set meja dan kursi untuk dua orang siswa. Sedangkan guru berada di posisi tengah bagian depan. Teknik ini tidak hanya membuat anak fokus belajar, tetapi semangat belajarnya juga menjadi tinggi. Karena tata ruang semacam ini terlihat sangat elegan dan berkualitas. Pembelajaran efektif tidak hanya ditentukan oleh cara mengajar guru dan juga materi yang disampaikan. Lain daripada itu, posisi duduk siswa juga ikut andil mencapainya. Maka dari itu, silakan terapkan contoh tatanan tempat duduk siswa agar pembelajaran efektif di atas, jika ingin posisi duduk siswa tetap nyaman saat belajar.

Sumber: https://www.sekolahdasar.net/2019/12/4-contoh-tatanan-tempat-duduk-siswa.html

Bank Soal Sumatif Akhir Tahun (SAT/PAT) SD Semester 2 KURIKULUM MERDEKA DAN KURIKULUM 2013

  https://www.datadikdasmen.com/2024/07/sat-kurikulum-merdeka.html 🛑 Sumatif Akhir Tahun (SAT) Semester 2 ⿡ Kls 1 : s.id/SAT_Kls1 ⿢ Kls 2 :...